Nama Kegiatan
Evaluasi Potensi Cbm Dan Batubara Bawah Permukaan Dari Hasil Pengeboran Di Daerah Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah

Tahun

2015

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Ketua Tim

-

Provinsi

Kalimantan Tengah

Kabupaten

Barito Timur

Daerah/Lokasi Khas

Tamiang Layang

Koordinat Wilayah

1). 115.416666666667,  -1.91666666666667
2). 115.416666666667,  -2.16666666666667
3). 115.166666666667,  -2.16666666666667
4). 115.166666666667,  -1.91666666666667


Keterangan
Gas metana batubara atau CBM (coalbed methane) merupakan energi non-konvensional sebagai energi masa depan. Potensi CBM didukung oleh sumber daya dan cadangan batubara Indonesia yang cukup besar. Selain itu potensi tambang dalam atau tambang batubara bawah permukaan Indonesia belum terinventarisir dengan baik. Kegiatan pengeboran dalam dan pengukuran gas pada lapisan batubara merupakan upaya menghimpun data awal potensi CBM dan batubara bawah permukaan pada kedalaman lebih dari 100 meter. Lokasi kegiatan berada di daerah Tamiang Layang, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Secara geografis terletak pada koordinat 1°55’00” – 2°10’00” LS dan 115°10’00” – 115°25’00” BT. Secara geologi regional daerah ini termasuk dalam Cekungan Barito. Pengeboran TL-1 berada di Desa Lalap dengan koordinat 01°58’17,1” LS dan 115°19’36,5” BT, elevasi 85 meter. Formasi Tanjung berumur Eosen menjadi formasi pembawa batubara di daerah penyelidikan yang ditembus oleh pengeboran TL-1. Singkapan batuan disekitar lokasi bor mempunyai jurus relatif utara-selatan dengan kemiringan lapisan antara 15°. Tebal singkapan batubara antara 1,8 – 3,0 m. Secara megaskopis batubara berwarna hitam, mengkilap (80% bright), berlapis, terlihat cleat batubara dengan baik, tidak mengotori tangan. Total kedalaman pengeboran 508 meter. Hasil pemboran didapatkan lima lapisan batubara, yang diberi notasi lapisan batubara A, B, C, D, dan E. Ketebalan batubara bervariasi antara 0,15 – 2,72 meter. Kemiringan lapisan hasil pengeboran antara 15 – 20°. Kandungan gas dalam batubara antara 1267,24 – 1944,13 ml. Komposisi gas metana dalam batubara antara 72,67 – 86,09%.