Nama Kegiatan
Prospeksi Bitumen Padat Daerah Pangkalan Dan Sekitarnya Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau

Tahun

2015

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Ketua Tim

-

Provinsi

Riau

Kabupaten

Kuantan Singingi

Daerah/Lokasi Khas

Pangkalan

Koordinat Wilayah

1). 101.833333333333,  -0.666666666666667
2). 101.833333333333,  -0.916666666666667
3). 101.583333333333,  -0.916666666666667
4). 101.583333333333,  -0.666666666666667


Keterangan
Daerah penyelidikan merupakan bagian Cekungan ”Intra Montane” dimana secara stratigrafi ditempati oleh endapan sedimen Anggota Filit dan Serpih Kuantan, Anggota Bawah Formasi Telisa, Anggota Atas Formasi Telisa dan Anggota Bawah Formasi Palembang. Endapan bitumen padat terakumulasi pada Anggota Atas Formasi Telisa yang berumur Miosen Tengah (Silitonga P.H. & Kastowo, 1995 ; Peta Geologi Lembar Solok). Endapan bitumen padat terbentuk pada lingkungan pengendapan laut dangkal-neritik. Batuannya merupakan sedimen klastik halus berupa serpih berwarna coklat sampai coklat kehitaman, berlembar. Potensi material organik (petroleum) dalam batuan dapat berubah dari “bagus” sampai “sangat bagus”. Potensi bitumen padat di daerah penyelidikan mempunyai kecenderungan dapat membentuk gas dan minyak serta menunjukan sebagai kerogen yang bersifat ""Gas Prone"", ""Oil Prone"" dan ""Highly Oil Prone"" atau type III, Type II dan Type I. Sebaran lapisan serpih yang mengandung bitumen terdapat dalam 4 lapisan yang relatif berarah Baratlaut – Tenggara dengan tebal antara 23.8 m sampai 65 m dan kemiringan antara 11º - 26º. Sumber Daya hipotetik Bitumen Padat di daerah penyelidikan sebesar 344.797.622 Ton, menghasilkan 54.782.196,12 barel minyak sedangkan pada klasifikasi tereka sebesar 41.688.861,3 Ton, menghasilkan 7.951.731, 05 barel minyak.