Nama Kegiatan
Pemboran Dalam Batubara Dan Pengukuran Kandungan Gas di Daerah Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumatera Selatan

Tahun

2009

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Ketua Tim

-

Provinsi

Sumatera Selatan

Kabupaten

Muara Enim

Daerah/Lokasi Khas

-

Koordinat Wilayah

1). 103.838333333333,  -3.68083333333333
2). 103.838333333333,  -3.86027777777778
3). 103.685277777778,  -3.86027777777778
4). 103.685277777778,  -3.68083333333333


Keterangan
1. Daerah penyelidikan secara geologi termasuk kedalam Cekungan Sumatera Selatan dengan formasi pembawa batubara adalah Formasi Muaraenim berumur Mio-Pliosen 2. Formasi Muara enim di daerah penyelidikan dapat di bagi atas Anggota M1, M2, M3 dan M4, keberadaan lapisan batubara pada keempat anggota tersebut cukup lengkap dengan penyebaran dan dimensi yang cukup luas. 3. Pemboran dalam dengan kedalaman mencapai 321 m di lokasi ALD-01 telah menembus 7 (tujuh) lapisan batubara yaitu Enim, G-1, G-2, G-3, G-4, G-5 dan G-6. Ketebalan lapisan batubara masing-masing yaitu : 31,15 m; 1,60 m; 5,00 m; 4,00 m; 0,60 m; 1,30 m dan 0,20 m. 4. Kualitas batubara secara umum cukup baik dicerminkan oleh kandungan abu rata-rata cukup kecil < 4 %, kadar sulfur total umumnya < 1 % dan nilai kalori rata-rata > 6400 kal/gr sehingga secara umum dapat digolongkan sebagai high rank coal (batubara peringkat tinggi). 5. Sumber daya batubara dalam (100 - 500 meter) adalah sebesar 1.181.594.858 ton atau dengan pembulatan berjumlah sekitar 1,182 milyar ton. 6. Penghitungan sumber daya gas metana di daerah ini menghasilkan sumber daya gas metana sebesar 758.792.398 ft3 yang digolongkan sumber daya hipotetik. 7. Prospek pemanfaatan batubara untuk tambang dalam cukup baik sedangkan untuk kandungan gas metana (CBM) perlu di evaluasi lebih lanjut dengan pemboran yang lebih dalam, representatif dan sistematis.