Nama Kegiatan
Eksplorasi Mangan di Daerah Pulau Doi, Kabupaten Halmahera Utara, provinsi Maluku Utara

Tahun

2006

Kelompok Penyelidikan

Mineral Logam

Tingkat Penyelidikan

Eksplorasi Umum

Ketua Tim

-

Provinsi

Maluku Utara

Kabupaten

Halmahera Utara

Daerah/Lokasi Khas

Pulau Doi

Koordinat Wilayah

1). 127.85,  2.18333333333333
2). 127.85,  2.3
3). 127.733333333333,  2.3
4). 127.733333333333,  2.18333333333333


Keterangan
Berdasarkan hasil penyelidikan mineralisasi bijih mangan di Kabupaten Sumbawa (daerah Olat Maja,) maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : • Mineralisasi logam di daerah Olat Maja, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, ditemukan 2 lokasi yaitu mineralisasi mangan tipe sedimenter yang terletak di bukit Olat Baramayung dan mineralisasi berupa endapan deluvial gosan yang mengandung oksida besi sedikit mangan yang terletak di hulu S. Pasar, lereng bukit Olat Maja, ditafsirkan sebagai endapan oksidasi residual. • Sumber daya Hipotetik bijih mangan di daerah Olat Maja terdiri dari :  Bijih Mangan Tipe Sedimenter di bukit Olat Baramayung mempunyai sumberdaya hipotetik sebesar 639.234,27 ton , dengan kadar Mn total =23,2%. Potensi endapan mangan untuk saat ini tidak prospek untuk dikembangkan, karena kadar mangan yang rendah dan spesifikasinya tidak memenuhi syarat untuk industri kimia dan batu baterei.  Endapan deluvial tipe gossan besi sedikit mangan dengan kadar Fe total 33,86% yang terletak di hulu S. Pasar mempunyai volume sebesar = 9.625 m3 dengan SG (berat jenis) oksida besi=2,98 maka sumber daya hipotetik menjadi sebesar 28.682,5 ton  Potensi deluvial gossan (oksida besi) ini tidak ekonomis ditambang dikarenakan mempunyai sumber daya bijih besi yang kecil dan kadar Fe total rendah.