Nama Kegiatan
Inventarisasi Dan Evaluasi Endapan Bitumen Padat Daerah Kabupaten Lampung Tengah Dan Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung

Tahun

2005

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Lampung

Kabupaten

Lampung Tengah

Daerah/Lokasi Khas

-

Koordinat Wilayah

1). 105,  -4.91666666666667
2). 105,  -5.16666666666667
3). 104.75,  -5.16666666666667
4). 104.75,  -4.91666666666667


Keterangan
Pola sebaran batuan dan formasi pembawa bitumen padat berarah umum dari barat ke timur dengan pola sebaran yang homogen menerus, dengan penipisan atau penghilangan pada sisi ujung lapisan. Diduga penghilangan ini diakibatkan oleh adanya penipisan lapisan dan lingkungan pengendapan formasi pembawa bitumen. Hal ini didukung pula adanya luas penyebaran dari formasi pembawa bahan galian (bitumen dan batubara) pada formasi talang akar di daerah penyelidikan yang sangat kecil prosentasenya dibandingkan formasi disekitarnya. Secara umum formasi-formasi di daerah penyelidikan didominasi oleh batuan volkanik intrusi jaman kuarter yang secara global hampir menyeluruh di sekitarnya, sehingga formasi pembawa bitumen di daerah penyelidikan tidak berkembang dan tertutup oleh formasi gunung kuarter ini. Secara fisiografi daerah penyelidikan kebanyakan merupakan perbukitan bergelombang 40% dan 60 % dataran dengan kisaran ketinggian antara 40 – 350 m di atas muka laut. Pola sungai umumnya adalah dendritis dengan tahapan sungai yang bervariasi (muda ke tua). Potensi bahan galian yang berkembang di daerah ini sangat kompleks, karena kondisi geologi yang bervariasai, dimulai dari sedimentasi normal, hingga proses pengaangkatan dan akhirnya diintrusi oleh endapan gunungapi kuarter. Sehingga variasi mineral yang ada sangat kompleks, dari mulai endapan mineral sedimen (batubara, pasir, lempung, fospat, feldspar, kuarsa) hingga mineral logam (besi, magnetit, mangaan, emas ? dll). Khususnya untuk endapan bitumen yang mengandung minyak tidak berkembang atau sudah termigrasi oleh karena proses geologi (intrusi volkanisasi) dijaman kuarter. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya endapan batubara walaupun dengan jumlah sebaran atau sumberdayanya yang tidak begitu besar, namun mempunyai rank yang tinggi, atau dalam arti kata pematangan/penaikan rank oleh karena proses vulkanisasi regional di dalam wilayah penyelidikan. Namun bitumen padat pada formasi pembawa bitumen yang tertutup lapisan kuarter ini dapat diselidiki, tentunya dengan penyelidikan tahap lanjut.