Nama Kegiatan
Inventarisasi Endapan Bitumen Padat Dengan Outcrop Drilling Di Daerah Kulisusu Dan Sekitarnya Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara ( Lembar Peta: 2211-34, 2211-62, 2311-13, 2311-41)

Tahun

2005

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Sulawesi Tenggara

Kabupaten

Muna

Daerah/Lokasi Khas

Muna

Koordinat Wilayah

1). 123.166666666667,  -4.41666666666667
2). 123.166666666667,  -4.66666666666667
3). 122.916666666667,  -4.66666666666667
4). 122.916666666667,  -4.41666666666667


Keterangan
Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan di atas baik hasil studi literatur maupun hasil pekerjaan lapangan serta hasil analisa laboratorium, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : - Morfologi daerah penyelidikan merupakan morfologi perbukitan dengan ketinggian 50 meter hingga >1000 meter diatas permukaan laut, dengan kemiringan lereng antara 20o hingga 50o., serta pola aliran sungai yang berkembang membentuk pola aliran sub dendritik hingga radial. - Endapan bitumen padat di daerah penyelidikan merupakan endapan serpih yang ditemukan pada Formasi Winto, serta endapan aspal yang ditemukan dalam lapisan batupasir gampingan Formasi Tondo yang bertindak sebagai “reservoir aspal” hasil migrasi bitumen dari lapisan serpih Formasi Winto. - Arah sebaran endapan serpih bitumen adalah timurlaut – baratdaya dengan ketebalan lapisan antara 5 cm hingga 1,20 meter terdiri dari banyak lapisan, terdapat pada blok Labuan (Blok A), sedangkan endapan aspal terdapat di Blok B dan Blok C dengan arah sebaran barat laut – tenggara serta ketebalan terukur 1 meter hingga 2 meter. - Hasil pengujian kandungan minyak dengan “Retort Analysis Methode” yang dilakukan terhadap 10 conto batuan diketahui mempunyai kandungan minyak antara 20 lt/ton hingga 190 liter/ton batuan. - Sumberdaya bitumen padat yang terdapat di daerah Kulisusu Muna adalah sebesar 11.168.915,75 ton batuan. equivalent dengan 25.660.544,08 barrel minyak.