Nama Kegiatan
Penyelidikan Terpadu Geologi, Geokimia Dan Geofisika Di Daerah Panas Bumi Akesahu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara

Tahun

2005

Kelompok Penyelidikan

Panas Bumi

Tingkat Penyelidikan

Penyelidikan Pendahuluan Lanjutan

Ketua Tim

-

Provinsi

Maluku Utara

Kabupaten

Kota Tidore Kepulauan

Daerah/Lokasi Khas

Akesahu

Koordinat Wilayah

1). 127.466666666667,  -0.616666666666667
2). 127.466666666667,  -0.766666666666667
3). 127.366666666667,  -0.766666666666667
4). 127.366666666667,  -0.616666666666667


Keterangan
- Daerah panas bumi Akesahu berada pada batuan vulkanik kwarter dengan sistim kaldera. - Temperatur bawah permukaan di daerah Akesahu-Kota Tidore Kepulauan mempunyai kisaran temperatur minimum antara 145-185 C dengan mempergunakan geotermometer “SiO2 conductive cooling dan adiabatic cooling” dan kisaran temperatur antara 145 – 199 oC dengan mempergunakan geothermometer Na/K Fournier dan Giggenbach dan termasuk ke dalam “Intermediate Entalphy”. - Luas daerah prospek 2 km² dengan potensi terduga sebesar 15 Mwe. - Saran untuk pemboran landaian suhu yaitu di lintasan B-5500 Dan C-5500 - Hasil penelitian geolistrik terditeksi adanya anomali rendah (<5 Ohm-m) di daerah Akesahu dan Tanjungputus, kemungkinan ada daerah akumulasi (reservoar) pada kedalaman >900 m. - Luas daerah prospek 2 Km² dengan potensi panas bumi terduga sebesar 15 Mwe. - Perlu dilakukan penyelidikan lanjut dengan pemboran landaian suhu di daerah Akesahu (pada daerah anomali rendah-sedang). - Mata air panas yang sudah dikembangkan menjadi daerah wisata air panas Akesahu, pengelolaannya lebih ditingkatkan lagi, untuk menambah pendapatan asli daerah. - Untuk mengetahui penetrasi yang lebih dalam dan pada medan berat (Talaga) mungkin perlu dilakukan penyelidikan dengan metoda lainnya, misalnya CSAMT atau MT.