Nama Kegiatan
Penyelidikan dan Inventarisasi Bahan Galian Industri di Kabupaten Kepulauan Riau, Provinsi Kepulauan Riau

Tahun

2005

Kelompok Penyelidikan

Mineral Bukan Logam

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Kepulauan Riau

Kabupaten

Kepulauan Riau

Daerah/Lokasi Khas

-

Koordinat Wilayah

1). 104,  0.666666666666667
2). 104,  1.25
3). 104.116666666667,  1.25
4). 104.116666666667,  0.666666666666667


Keterangan
" Bahan galian yang terdapat di wilayah Kabupaten Kepulauan Riau : pasir, andesit, granit, lempung alumina (bauksit), pasirkuarsa, kaolin dan feldspar.  Sebaran dan sumber daya tereka bahan galian : pasir seluas 913 ha, sumber daya sebesar 1.044 juta m³. Granit luas 979 ha, sumber daya sebesar 825 juta m³. Pasir luas sebaran 1.114 ha, sumber daya sebesar 223 juta m³. Lempung alumina (bauksit) luas sebaran sekitar 10.450 ha, sumber daya sebesar 209 juta m³. Pasirkuarsa luas sebaran 32 ha, sumber daya sebesar 322.000 m³.  Sebagian besar wilayah sebaran andesit dan granit terdapat di wilayah kawasan lindung, G. Bintan Besar, G. Bintan Kecil, G. Kijang, G. Lengkuas dan G. Sejolong di P. Sejolong (P. Siolong).  Bahan galian : pasir, andesit dan granit dapat digunakan sebagai bahan konstruksi sedang sampai berat.  Bahan galian : lempung alumina (bauksit) sebagian dapat digunakan sebagai bahan baku logam alumunium dan keramik. Untuk bahan baku keramik perlu proses pengkayaan alumina dengan Proses Bayer.  Bahan galian yang dapat dikembangkan : pasir, andesit, granit dan lempung alumina (bauksit).  Pada umumnya aksesibilitas ke lokasi bahan galian cukup baik dan mudah dicapai. "