Nama Kegiatan
Survey Pendahuluan Bitumen padat di Daerah Sendanghardjo, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah

Tahun

2004

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Jawa Tengah

Kabupaten

Blora

Daerah/Lokasi Khas

Sendanghardjo

Koordinat Wilayah

1). 111.5,  -6.75
2). 111.5,  -7
3). 111.25,  -7
4). 111.25,  -6.75


Keterangan
"1. Diperkirakan endapan bitumen padat terdapat pada satuan batulempung menyerpih dari Formasi Ngrayong yang tersebar memanjang di bagian Tengah dan Timurlaut daerah penyelidikan. 2. Satuan batulempung menyerpih dari Formasi Ngrayong tersebut berwarna abu-abu kehitaman, yang merupakan interlaminasi antara batulanau abu-abu dengan batulempung hitam, dan terdapat sisipan sisa tumbuh tumbuhan. 3. Ketebalan singkapan satuan batulempung menyerpih berkisar dari >1 meter sampai 5 meter, dengan kemiringan lapisan berkisar dari 15 sampai 50 derajat, dengan arah jurus lapiasan umumnya berarah Barat-Timur. 4. Terdapat tiga sebaran zona korelasi daerah prospek endapan serpih dari Formasi Ngrayong yang terdapat di daerah penyelidikan yaitu terdiri dari Zona Sendangharjo yang meyebar kearah Timur sepanjang 20 Km, dengan kemiringan lapisan berkisar dari 350 – 500, dan mempunyai ketebalan berkisar dari >1 meter sampai 5 meter. Zona Sadang yang meyebar kearah Barat sepanjang 12 Km, dengan kemiringan lapisan berkisar dari 150 – 200, dan mempunyai ketebalan berkisar dari >1 meter sampai >2 meter. Zona Pasucen yang meyebar kearah Timur sepanjang 4 Km, dengan kemiringan lapisan berkisar dari 150 – 200, dan mempunyai ketebalan berkisar dari >1,5 meter sampai >2 meter. 5. Dari hasil analisis Petrografi Organik dan analisis Bakar, disimpulkan bahwa dalam lapisan batuan serpih pada Formasi Ngrayong tidak terdapat kandungan minyak, sedangkan adanya rembasan minyak yang terdapat pada formasi tersebut adalah merupakan hasil migrasi minyak yang berasal dari Formasi Ngimbang, yang letaknya berada dibawah Formasi Ngrayong dan Formasi Tawun, sedangkan Formasi Ngimbang sendiri tidak tersingkap dipermukaan. 6. Meskipun pada Formasi Ngrayong tidak ditemukan adanya kandungan minyak, akan tetapi lapisan batupasir kuarsa yang sangat melimpah dan baik untuk ditambang sebagai bahan industri, begitu pula dari hasil pelapukan lapisan batuan serpih, sangat baik untuk bahan bangunan, seperti untuk bahan batubata dan genting.