Nama Kegiatan
Inventarisasi Bitumen Padat dan Out Crop Drilling di Daerah Sampolawa, Kabupaten Buton, Propinsi Sulawesi Tenggara

Tahun

2004

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Ketua Tim

-

Provinsi

Sulawesi Tenggara

Kabupaten

Buton

Daerah/Lokasi Khas

-

Koordinat Wilayah

1). 122.75,  -5.5
2). 122.75,  -5.75
3). 122.5,  -5.75
4). 122.5,  -5.5


Keterangan
Hasil inventarisasi endapan bitumen padat di daerah Sampolawa dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Endapan bitumen padat merupakan lapisan-lapisan serpih dengan ketebalan bervariasi dari 0,05 m – 1,48 m. yang dibawa oleh Formasi pembawa bitumen padat adalah Fm. Winto dan lapisan batupasir gampingan pada Fm. Sampolakosa bertindak sebagai ‘reservoir aspal’. 2. Arah sebaran endapan bitumen padat adalah Baratdaya - Timurlaut sesuai dengan arah penyebaran formasi pembawa batuannya. 3. Kandungan minyak hasil ‘retorting’ dalam conto batuan berkisar dari 5 – 40 l/ton batuan. 4. Hasil analisis petrografi menunjukkan bahwa alginit/lamalginit terdapat pada semua conto dengan volume antara 0,5% - 50%. 5. Nilai vitrinit reflektan berkisar dari Rv mean 0,20% - 0,60% menunjukkan bahwa batuan masih dalam tingkat ‘immature’. 6. Sumber daya bitumen padat (oil shale) yang terdapat di daerah Sampolawa dan sekitarnya adalah sebesar 4.510.136,32 ton batuan, setara dengan 504208,11 barrel minyak mentah.