Nama Kegiatan
Inventarisasi Batubara di Daerah Marginal Daerah Tabang dan Sekitarnya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

Tahun

2004

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Kalimantan Timur

Kabupaten

Kutai Timur

Daerah/Lokasi Khas

Tabang

Koordinat Wilayah

1). 116.372777777778,  0.116111111111111
2). 116.372777777778,  0.588888888888889
3). 115.9,  0.588888888888889
4). 115.9,  0.116111111111111


Keterangan
Beradasarkan hasil inventarisasi di lapangan dan analisa conto batubara, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Dari korelasi yang dapat dilakukan terhadap singkapan batubara terdapat 11 lapisan batubara dengan rincian pada Formasi Balikpapan, di daerah P. Pinang terdapat 2 lapisan dengan kemiringan 5° - 6° dan tebal lapisan 0,5 – 2,3 m, daerah Penoon, terdapat 2 lapisan dengan kemiringan 5° - 6° dan tebal lapisan 0,5 – 6,2. Pada Formasi Batuayau, di daerah Buluqsen terdapat 6 lapisan dengan kemiringan 5° - 11° dan tebal lapisan 1,05 – 5,0 m, di daerah S. Mejuk terdapat 1 lapisan dengan kemiringan 25° - 26° dan tebal lapisan 0,25 – 0,45 m. 2. Berdasarkan perhitungan sumberdaya yang didasarkan pada tebal, luasan sebaran singkapan batubara terdapat total sumberdaya 33.770.891,94 ton batubara dengan perincian pada daerah P. Pinang 2.648.417,54 ton, daerah Penoon 13.041.954,40 ton dan daerah Buluqsen 18.080.520,00 ton 3. Dari segi kualitas maupun kuantitas maka daerah Buluqsen mempunyai potensi batubara yang lebih baik dibandingkan daerah lainnya dengan memiliki nilai kalori rata-rata 5085 kal/gram dan sumberdaya sebesar 18.080.520,00 ton. 4. Berdasarkan hasil analisa maka batubara didaerah inventarisasi termasuk dalam jenis brown coal/lignit.