Nama Kegiatan
Inventarisasi Batubara di Daerah Marginal Daerah Lahai, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah

Tahun

2004

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Kalimantan Tengah

Kabupaten

Barito Utara

Daerah/Lokasi Khas

Lahai

Koordinat Wilayah

1). 115.25,  -0.666666666666667
2). 115.25,  -1
3). 115,  -1
4). 115,  -0.666666666666667


Keterangan
Dari uraian diatas, maka kegiatan inventarisasi di Daerah Lahai, Kabupaten Lahai, Provinsi Kalimantan Tengah dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Batubara yang ditemukan di bagian selatan daerah inventarisasi terdapat pada bagian atas dari Formasi Tanjung. Batubara dijumpai umumnya tersingkap baik, mengkilap, agak getas, kemiringan antara 10o – 35o dan salah satu ditemukan singkapan dengan kemiringan 68o dan tebal antara 0.30 – 4.05 meter. Berdasarkan jurus dan kemiringan lapisan batubara yang dijumpai, lapisan batubara di daerah inventarisasi membentuk sinklin. 2. Batubara yang ditemukan pada Formasi Warukin terdapat di bagian tengah lembar, umumnya tersingkap baik, dengan kemiringan berkisar antara 7o – 85o. Pada bagian baratlaut batubara dijumpai umumnya kurang mengkilap dibandingkan dengan singkapan batubara di bagian timur dengan kemiringan 7o – 12o dan tebal berkisar antara 0.30 - > 2.00 meter. Batubara pada formasi ini ditafsirkan membentuk sinklin asimeteris dimana sisi tenggara 3. Nilai kandungan sulphur total pada Formasi Warukin rata-rata lebih kecil 1% dengan kisaran antara 0,17% sampai 1,04%, sedangkan pada Formasi Tanjung relatif lebih besar dengan kisaran antara 0,88% sampai 2,54%. Kandungan abu (Ash) umumnya relatif kecil yaitu kurang dari 8%. Kandungan air tertambat (M %) pada Formasi Warukin lebih kecil dari 15%, sedangkan pada Formasi Tanjung berkisar dari 14,43% sampai 20,19%.Kandungan zat terbang (Volatile Matter) rata-rata lebih kecil dari 45%. Kandungan karbon (Fixed Carbon) berkisar antara 32,17% sampai 49,37%. Sedangkan nilai panas (Calorrific Value) berkisar antara 4.369 cal/gr sampai 7.313 cal/gr. Nilai Reflektan Vitrinit rata-rata berkisar antara 0,23 sampai 0,30 (%Rvmax). 4. Berdasarkan hasil analisa kimia batubara daerah Lahai dan sekitarnya menurut klasifikasi (ASTM) masuk dalam Grup Sub-Bituminous sedangkan berdasarkan klasifikasi International System dapat digolongkan menjadi Brown Coal 5. Perhitungan sumberdaya hipotetik batubara daerah Lahai dan sekitarnya berdasarkan hasil inventarisasi dipermukaan berjumlah 32,725 juta ton 6. Melihat hasil analisa kimia dan sumberdaya hipotetik daerah ini perlu diselidiki lebih lanjut. Tetapi kendala yang ada belum ada infrastrukturnya yang lengkap, baik jalan maupun sarana lainnya dan terletak cukup jauh, sehingga memerlukan biaya transportasi yang tinggi.