Nama Kegiatan
Inventarisasi Batubara di Daerah Marginal Daerah Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat

Tahun

2004

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Sumatera Barat

Kabupaten

Pesisir Selatan

Daerah/Lokasi Khas

Tapan

Koordinat Wilayah

1). 101.25,  -2
2). 101.25,  -2.25
3). 101,  -2.25
4). 101,  -2


Keterangan
Dari hasil inventarisasi, interpretasi dan hasil pengujian conto yang telah dilakukan dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Secara geologi daerah inventarisasi berada di bagian Utara – Selatan dari cekungan Bengkulu yang terdapat satu formasi pembawa yaitu formasi Formasi Lemau. 2. Jumlah lapisan batubara yang dapat dikorelasikan sebanyak 11 seam, 6 seam menempati blok G Langko, 4 seam blok Penadah dan 5 seam pada blok Kumbung dengan ketebalan rata-rata kebanyakan antara 0.1 – 0.60 m, walaupun beberapa seam menunjukan ketebalan yang agak tinggi yaitu antara 0.70 sampai maks 1.50 m 3. Kualitas batubara umumnya baik, dengan kandungan kalori antara 6075 – 7250 kal/gram atau rata-rata sekitar 6625 kal/gram kandungan abu hanya sekitar 7.60-18.24%. Kandungan air cukup rendah antara 1.63% – 4.84%, zat terbang pada umumnya diatas 34%. Kandungan sulfur secara umum cukup bervariasi yaitu antara 0.59%-3.64%, Karbon tertambat sekitar 45.07 %, Berdasarkan klasifikasi ASTM-ASA batubara termasuk dalam High Volatile Bitminus C. 4. Total sumber daya didaerah inventarisasi dalam klasifikasi tereka sebesar 5.207.617,50 Ton. Terbagi dalam 3 Blok perhitungan sbb : G Langko 1.204.904.00 Ton, Penadah 2.240.600,40 Ton dan blok Kumbung 1.762.113,10 Ton.