Nama Kegiatan
Penyelidikan Terpadu Geologi, Geokimia Dan Geofisika Daerah Panas Bumi Ile Angie – Ile Padung, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur

Tahun

2004

Kelompok Penyelidikan

Panas Bumi

Tingkat Penyelidikan

Penyelidikan Pendahuluan Lanjutan

Ketua Tim

-

Provinsi

Nusa Tenggara Timur

Kabupaten

Flores Timur

Daerah/Lokasi Khas

Ile Angie – Ile Padung

Koordinat Wilayah

1). 122.908333333333,  -8.28888888888889
2). 122.908333333333,  -8.4
3). 122.806111111111,  -8.4
4). 122.806111111111,  -8.28888888888889


Keterangan
Daerah panas bumi Ile Angin-Ile Padung dijumpai sebanyak enam lokasi manifestasi. Manifestasi panas bumi di daerah penyelidikan pada bagian selatan (sekitar Wai Onge dan Tanamate) terdiri dari fumarol, sublimasi belerang, tanah panas, batuan ubahan, dan mata air panas, sedangkan pada bagian utara (sekitar Teluk Hading) hanya dijumpai mata air panas. Batuan penudung yang berupa leached cap terbentuk dari batuan ubahan yang berupa zona argilik, terdeteksi di sekitar komplek manifestasi Wai Onge – Tanamate dan menyebar ke arah timurlaut yaitu ke Ile Lekung. Sistim panas bumi bagian selatan (sekitar Wai Onge) dikontrol kompleks Sesar Wai Onge yang berarah baratlaut-tenggara (NW-SE) dan timurlaut-baratdaya (NE-SW) yang membentuk graben, sedangkan sistim bagian utara dikontrol oleh sesar Baka dan Lekung. Fluida reservoir panas bumi di daerah penyelidikan terdiri atas beberapa tipe yaitu sulfat dan bikarbonat di bagian selatan penyelidikan, sedangkan di bagian utara yang dekat dengan laut, fluida reservoir bertipe klorida. Estimasi potensi panas bumi pada tingkat terduga adalah sebesar 34 MWe berdasarkan luas sebaran panas bumi sekitar 5 km2, pada temperatur 184 °C dan asumsi temperatur cut-off 120 °C.