Nama Kegiatan
Penyelidikan Geokimia Sistematik Lembar Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tenggara Barat

Tahun

2003

Kelompok Penyelidikan

Mineral Logam

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Nusa Tenggara Barat

Kabupaten

Bima

Daerah/Lokasi Khas

-

Koordinat Wilayah

1). 119.174166666667,  -8.25
2). 119.174166666667,  -8.85444444444444
3). 118.25,  -8.85444444444444
4). 118.25,  -8.25


Keterangan
Daerah penyelidikan pada umumnya ditutupi oleh volkanik muda dari G. Tambora, D. Tanah Merah dan banyak lagi gunung yang kecil, sehingga indikasi mineralisasi kemungkinan tidak muncul di permukaan. Dalam analisis univariat unsur tembaga pada umumnya berdiri sendiri hanya di Tg. Sahe sampai Rewo berkaitan dengan unsur timbal. Sedangan unsur timbal dan seng tumpang tindih di daerah OT. Sarangan. Untuk unsur khrom dan nikel tumpang tindih di daerah D. Tanah Merah dan Kadingding Nae. Unsur Potasium dan Lithium di daerah D. Dora Mbolo, kemungkinan erupsi dari gunung tersebut berkoposisi asam. Sedangan untuk unsur emas tersebar di daerah Lape dimana adanya intrusi batuan dasit. Untuk unsur besi hanya terdapat di daerah Tg. Baru, sedangkan unsur perak sukar diprediksikan. Untuk analisis multivariat unsur timbal berkaitan dengan unsur seng, sedangkan unsur emas berdiri sendiri dan juga tembaga. Berdasarkan hasil penyelidikan ini yang memperlihatkan adanya batuan volkanik muda yang cukup tebal dan hasil analisis unsur emas yang umumnya kecil, maka disarankan untuk tidak dilakukan penyelidikan lanjut.