Nama Kegiatan
Penyelidikan Mineral Logam Mulia dan Logam Dasar di daerah Gn. Emas, Suliki, Akabiluru dan sekitarnya Kabupaten Limapuluh Koto, Sumatera Barat

Tahun

2002

Kelompok Penyelidikan

Mineral Logam

Tingkat Penyelidikan

Ketua Tim

-

Provinsi

Sumatera Barat

Kabupaten

Lima Puluh Kota

Daerah/Lokasi Khas

-

Koordinat Wilayah

1). 100.333333333333,  0.0166666666666667
2). 100.578362,  -0.169922222222222
3). 100.507111,  -0.240840833333333
4). 100.283333333333,  -0.0166666666666667


Keterangan
Daerah anomali dominan berdasarkan hasil analisis sedimen sungai adalah kawasan S. Mangkirai dan S. Lampasi dengan nilai masing-masing anomali Cu = 83 ppm, Pb = 41 ppm, Zn = 232 ppm, As = 24 ppm, Sb = 40 ppm dan Sn = 170 ppm. Sedangkan daerah anomali (prospek) yang didasarkan dari analisis batuan adalah di kawasan Mangani dengan jenis mineralisasi adalah epitermal sulfida rendah tipe urat. Mineralisasi ditandai oleh adanya penerobosan sejumlah urat kuarsa dengan arah umum U.350ºT ~ U 355ºT dan kemiringan antara 60º ~ 90º, menerobos pada batuan induk vulkanik Tersier sehingga mengalami ubahan dalam bentuk propilitisasi, argilitisasi dan silisifikasi. Ketebalan urat adalah berkisar dari 30 cm hingga mencapai 2 meter, Hasil analisis kimia batuan menunjukkan kadar tertinggi adalah 42,229 gr/t Au dan 265 gr/t Ag. Kadar tertinggi kedua terdapat di lokasi LK.02-151.R yaitu 31,444 gr/t Au, dan 15 gr/t Ag, LK.02-154 dengan 17,968 gr/t Au dan 11 gr/t Ag. Kadar tinggi berasosiasi kuat dengan mangan sekunder. Secara global Urat kuarsa di daerah penelitian dapat dibagi menjadi dua blok yaitu Blok. Lb.13 – S. Gelanggang dan Blok. S. Rumah Sakit-Rumah Potong. Berdasarkan hasil perhitungan secara hipotetik diperkirakan bahwa sumberdaya mineral logam (emas) yang terdapat di adalah sekitar 1355, 090.625 kg. Ini bisa lebih ditingkatkan jika studi secara lebih rinci dilakukan. Kendala yang dihadapi saat ini untuk pengembangan daerah tersebut salah satunya adalah susahnya pencapaian daerah serta kurangnya aparat pertambangan dalam mempromosikan wilayah ini ke pihak inventor, disamping lemahnya perundang-undangan prosdedur yang ada dalam berinvestasi. Model yang cocok diterapkan di kawasan Mangani sementara ini adalah tambang rakyat.