Nama Kegiatan
Pengkajian Batubara Bersistem Dalam Cekungan Sumatera Selatan Di Daerah Sungai Pinang Dan Sekitarnya, Kabupaten Musi Rawas Dan Kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan

Tahun

2001

Kelompok Penyelidikan

Batubara

Tingkat Penyelidikan

Survei Tinjau

Ketua Tim

-

Provinsi

Sumatera Selatan

Kabupaten

Musi Rawas

Daerah/Lokasi Khas

Sungai Pinang Dan Sekitarnya

Koordinat Wilayah

1). 103.5,  -2.875
2). 103.5,  -3.125
3). 103.25,  -3.125
4). 103.25,  -2.875


Keterangan
1. Formasi Muara Enim merupakan formasi pembawa batubara yang terdapat di daerah Sungai Pinang, dengan lingkungan pengendapan delta dan berumur Miosen Tengah Akhir – Pliosen Awal. 2. Struktur geologi yang berkembang di daerah Sungai Pinang merupakan struktur antiklin – sinklin dengan arah sumbu lipatan Baratlaut – Tenggara, serta struktur sesar mendatar berarah Timutlaut – Baratdaya. 3. Lapisan batubara yang ditemukan di daerah Sungai Pinang terdiri dari 5 lapisan batubara yaitu : lapisan batubara Mangus, lapisan batubara Burung, lapisan batubara Benuang, lapisan batubara Kebon, dan lapisan batubara Benakat, serta beberapa lapisan gantung dan umumnya mengalami penipisan ke arah barat. 4. Total sumberdaya batubara yang terkandung di daerah Sungai Pinang dengan ketebalan batubara minimum 1,00 meter dan dihitung sampai kedalaman 50 meter adalah sekitar 259.044.157,60 ton. 5. Kualitas batubara Sungai Pinang menunjukkan bahwa kandungan air total relatif tinggi, dengan kandungan abu dibawah 10 %. Nilai kalori batubara berkisar antara 6503 kal/gr hingga 6695 kal/gr yang termasuk kelas “high volatile bituminous” berdasarkan klasifikasi USA ASTM. dengan kandungan sulfur total cukup rendah, umumnya dibawah 1 %.